Film dengan tema Kriptografi
Mercury Rising
Sebuah kode tercangging
Amerika yang di buat oleh NSA (National securty agency) dengan nama Mercury
telah terpecahkan oleh seorang anak cacat (autis) Simon Lynch membaca code
tersebut setelah ia membaca buku teka teki Bruce Willis seorang agen penyamar
FBI yang sedang dalam pemindahan tugas mendapat tugas mencari seorang anak
hilang, dugaan kasus bunuh diri keluarga Simon Lynch ternyata terbantah ketika
Simon di temukan. Lt. Colonel Nicholas Kudrow yang mengetahui dari staff
pencipta Mercury Dekan Crandell dan Leo Pedranski berusaha untuk melindungi
kode tersebut dengan membunuh Simon.
Dikarenakan kegagalan Membunuh Simon yang di lindungi Art Jerffries mereka menuduhnya menculik Simon, tetapi Thomas Jordan sadar Art tak sejahat itu, di lain pihak Dekan Crandel yang merasa bersalah berusaha mengungkap Mercury kepada Art jeffries, tetapi rencana ini tercium Kudrow dan Dekan Crandel pun di bunuhnya Leo Pedranski yang tahu pembunuhan Dekan Crandel mencoba menhubungi Art dengan cara lain Tetapi sayang dia juda di bunuh Kudrow untunglah Leo Peddaranski meninggalkan jejak, Emily Lang pacar Leo mendapati bukti tersebut dan menghubungi Art dan membagi dua ke agen Thomas Jordan ,dengan barang bukti tersebut Art melakukan perjanjian yang akhirnya tidak ada kesepakatan Art membawa Simon keperlindungan saksi,Lomax direktur FBI pun di minta Kudrow untuk Kudrow lah yang mengawal Simon ,agen Thomas Jordan yang mempunyai barang bukti meyakinkan Lomax bahwa sidik jari di barang bukti milik Leo pedanski. akhirnya Lomax percaya dan membantu Art menjebak Kudrow sewaktu mengantar Simon.
The Davinci code
Diawali dengan
pembunuhan terhadap seorang penjaga Museum di Paris, oleh Seorang biarawan
berkulit albino demi mendapat rahasia batu kunci, karena di situ termuat
informasi tentang letak cawan yang digunakan oleh Yesus dalam perjamuan kudus
terakhir bersama para murid-Nya. Sebelum meninggal si penjaga Museum bernama Jacques
Sauniere sempat memberi petunjuk sandi yang membuat Robert Landon si ahli
simbol ikut terlibat dalam kasus ini. Robert Landon lalu bekerjasama dengan
ahli ilmu sandi pemerintah Prancis, yang juga cucu perempuan Jacques Sauniere
bernama Sophie Neveu.
Dalam upaya ini,
keduanya terus diburu oleh Kapten Bezu Fache, anggota reserse kriminal Prancis,
dan Si biarawan berkulit albino yang bernama Silas. Kapten Bezu ingin
mengungkap kasus pembunuhan, sedangkan Silas ditugasi pemimpin Opus Dei, sebuah
organisasi rahasia Gereja Katolik, demi menyelamatkan Gereja Katolik. Di tengah
cerita, Robert Landon dan Sophie Neveu berjumpa Sir Leigh Teabing, ilmuwan yang
mendalami rahasia Cawan Kudus. Teabing memaparkan berbagai “rahasia gereja”, di
antaranya: Yesus hanyalah manusia biasa yang menikah dengan Maria Magdalena.
Sehingga demi kepentingan politiknya Kaisar Romawi Konstantin menetapkan Yesus
sebagai Tuhan melalui sebuah sidang gereja di kota Nicea pada tahun 325. Dalam
konsili tersebut diputuskan semua “kitab suci yang benar”, yang menyatakan
Yesus manusia biasa, dilarang dan dibakar. Sedangkan para “pengikut Yesus yang
asli”, yaitu mereka yang tak mempercayai ketuhanan Yesus ditetapkan sebagai
kaum bidat, dan harus dimusnahkan. Lebih jauh Teabing menjelaskan Leonardo da
Vinci, yang adalah anggota serikat rahasia Priory of Sion, mengetahui rahasia
pernikahan Yesus dengan Maria Magdalena, sehingga tugas serikat ini menjaga
rahasia itu.
Namun Leonardo da Vinci
membocorkannya melalui lukisannya yang sangat terkenal, The Last Supper
(Perjamuan Malam yang Terakhir) yang melukiskan,suasana perjamuan Paskah
sebelum Yesus ditangkap. Lukisan tersebut menyembunyikan beberapa kode yang
menunjukkan Maria Magdalena adalah istri Yesus. Kode-kode tersebut diantaranya:
tidak adanya gambar Cawan Suci pada lukisan tersebut. Orang yang duduk di
sebelah kanan Yesus, sesungguhnya adalah gambar Maria Magdalena, bukan rasul
Yohanes. Posisi tubuh Yesus dengan Maria Magdalena di dalam lukisan tersebut
membentuk huruf V, supaya orang yang mencari-cari gambar Cawan Suci akan
menangkap kode huruf V ini, mendapati sesungguhnya Maria Magdalenalah Sang
Cawan Suci yang mereka cari. Huruf V merupakan simbol dari cawan yang juga
simbol seorang perempuan, dan Leonardo memakai Cawan Suci sebagai kode untuk
memberitahukan Yesus menikah dengan orang yang duduk di sebelah kanan-Nya,
yaitu Maria Magdalena.
Lukisan itu juga ingin
memberitahukan betapa bencinya rasul Petrus kepada Maria Magdalena, sebab Maria
telah dipercaya Yesus untuk memimpin gereja. Di situ dilukiskan wajah Petrus
penuh amarah dengan jari telunjuknya diarahkan ke leher Maria Magdalena.
Teabing juga menjelaskan Gereja Katolik telah berkonspirasi menutupi fakta
Yesus hanya manusia biasa, dan Vatikan mengetahui kebohongan ajaran kalau Yesus
adalah Tuhan.
Rahasia ini dijaga demi mempertahankan kekuasaan gereja. Kejutan di akhir cerita, terungkap bahwa ternyata Teabing-lah tokoh kunci dalang pencarian batu kunci Priory of Sion, dan bahwa Sophie Neveu adalah keturunan Maria Magdalena dari perkawinannya dengan Yesus
A beautiful mind
Film
ini menceritakan tentang kisah perjuangan seorang ahli matematika genius yang
bernama John Forbes Nash, yang berhasil menciptakan konsep ekonomi yang kini
dijadikan sebagai dasar dari teori ekonomi kontemporer. Selama Perang Dingin
berlangsung, Nash mengidap schizophrenia yang membuatnya hidup dalam halusinasi
dan selalu dibayangi ketakutan hingga ia harus berjuang keras untuk sembuh dan
meraih hadiah Nobel tahun 1994, kala ia memasuki usia senja.
John
Nash merupakan seorang yang genius karena kegeniusannya ia masuk ke universitas
bergensi, Princeton University. Ia merupakan orang yang suka menyendiri,
pemalu, rendah diri, dan introvert. Nash mengatakan bahwa ia tidak terlalu suka
berhubungan dengan orang lain dan menurutnya tak ada orang yang menyukainya.
Selain itu, ia juga merupakan orang yang arogan dan bangga akan kepandaiannya.
Ini ditunjukkannnya dengan cara menolak mengikuti kuliah yang dianggapnya hanya
menghabiskan waktu dan membuat otak tumpul. Sebagai gantinya, Nash lebih banyak
meluangkan waktu di luar kelas demi mendapatkan ide orisinal untuk meraih gelar
doktornya dan diterima di pusat penelitian bergengsi, Wheeler Defense Lab di
MIT.
Selain
itu, Nash mempunyai teman sekamar bernama Charles Herman, mempunyai keponakan
yang bernama cilik Marcee. Menurut Nash, teman sekamarnya itu sangat mengerti
dirinya. Nash suka menulis rumus di jendela kamarnya dan perpustakaan yang
secara tidak sengaja ia berhasil menemukan konsep baru.
Hidup
Nash mulai berubah ketika ia diminta Pentagon memecahkan kode rahasia yang
dikirim tentara Sovyet. Di sana, ia bertemu agen rahasia William Parcher. Dari
agen rahasia ini, ia diberi pekerjaan sebagai mata-mata. Pekerjaan barunya ini
membuat Nash terobsesi sampai ia lupa waktu dan hidup di dunianya sendiri.
Nash
mulai jatuh cinta pada seorang gadis bernama Alicia Larde. Setelah Nash
menikah, Nash menjadi semakin parah. Ia semakin ketakutan dan terlihat aneh.
Akhirnya, Alicia Larde mulai curiga dengan kondisi suaminya tersebut. Larde
mulai mencari tahu tentang teman sekamar Nash yang pernah diceritakannya.
Ketika Larde mencari tahu , ternyata teman yang diceritakan oleh Nash tidak ada
dan ternyata, Nash hanya tingga sendiri di astrama tersebut. Nash semakin hari
semakin ketakutan karena ia merasa diikuti oleh agen rahasia. Dari situlah Larde
membawa Nash ke sebuah rumah sakit jiwa untuk diobati.
Ini adalah kisah nyata dari seorang
ahli kode bernama Alan Turing. Di
sekitar tahun 1941 ketika terjadi perang dunia kedua, Alan Turing ikut
bergabung kedalam misi rahasia yang diemban oleh kerajaan Inggris. Alan Turing
yang juga seorang lulusan Universitas Cambridge, sangat gemar dalam hal
memecahkan kode-kode rahasia yang telah ditekuninya sejak remaja.
Tugas rahasia ini yaitu memecahkan
kode dari mesin pesan Enigma milik Jerman. Mesin pesan ini memiliki kode yang
sangat rumit untuk dipecahkan, digunakan untuk mengirim pesan perintah tentara
Nazi Jerman yang menjadi musuh utama Britania Raya. Alan Turing dan tim ahli
enksripsi harus memecahkan kode pesan yang memiliki kemungkinan sebesar 159
triliun kode setiap harinya. Ini tentu hal diluar batas kemampuan manusia.
Untuk menyelesaikan tugas tersebut, akhirnya Alan Turing
membuat mesin yang mampu memecah kode Enigma. Selain rancangan mesin tersebut
sangat rumit, Alan Turing juga membutuhkan dana yang sangat besar yaitu 100
ribu poundsterling. Hal ini mendapat penentangan dari komandannya Alastair
Denniston (Charles Dance), yang dan meragukan Alan Turing untuk benar-benar
mewujudkan mesin tersebut.
Alan Turing semakin diragukan dan bahkan dicurigai sebagai mata-mata Uni
Soviet karena sikapnya yang berbeda dari teman-teman setimnya. Alan cenderung
ingin bekerja sendiri, enggan bergaul dan selalu merasa paling benar. Tapi Alan
justru mendapat dukungan kuat dari panglima jenderal Stewart Menzies (Mark
Strong) dan perdana menteri Inggris Sir Winston Churchill yang melihat
ide-ide Alan memang sangat brilian. Bahkan Alan ditunjuk sebagai ketua dalam
tim pemecah kode di Bletchley dan memiliki kewenangan untuk menentukan rencana
kerja dalam timnya tersebut.
Kesulitan Alan bergaul membuatnya dikucilkan. Rekan-rekan setimnya
mencurigai ada sesuatu hal yang sangat dirahasiakan dalam diri Alan Turing.
Begitu pula dengan komandan Denniston yang sejak awal meragukan Alan Turing.
Tapi hal tersebut akhirnya mulai cair setelah hadirnya anggota baru, seorang
wanita cantik ahli matematika bernama Joan Clarke (Keira Knightley). Clarke
seolah menjadi kunci sukses Alan meraih kepercayaan dari rekan-rekan dan
atasannya itu.




Komentar
Posting Komentar